Ini Cara Efektif Menstimulasi Panca Indera Bayi

Cara Efektif Menstimulasi Panca Indera Bayi

BayiKecil.com – Panca indera manusia jika dilatih sejak usia dini maka akan berfungsi secara baik, karena itu sangat pentingnya bagi orangtua untuk menstimulasi panca indera bayi. Menstimulus atau memberikan rangsangan dengan cara yang efektif tentu akan mengembangkan fungsi panca indera sang bayi supaya menjadi lebih baik. Seperti spons yang menghisap air disekitarnya dengan bersih, begitulah otak sikecil dalam masa perkembangannya.

Selama ini bayi yang baru lahir selalu menerima dan menanggapi rangsangan dari lingkungan sekitarnya. Karena itu orang tua harus cermat dan memahami dalam memeberikan rangsangan atau menstimulasi panca indera bayi untuk membantunya mengenal dunia.

Baca juga: Apa boleh menstimulasi panca indra bayi dengan memijat?

Sebenarnya bayi yang baru lahir sudah bisa melihat, mendengar, merasakan, mencium dan mengenal rasa, meskipun beberapa bayi membutuhkan waktu untuk membuat kelima indera itu sepenuhnya digunakan, bahkan panca indera di tubuh sang bayi sudah dikembangkan sejak usia tujuh bulan dalam masa kandungan.

Cara Efektif Menstimulasi Panca Indera Bayi

Panca Indera Yang Harus Distimulasi

  • Indera penglihatan
  • Indera pendengaran
  • Indera penciuman
  • Indera pengecap
  • Indera perasa atau peraba

Beberapa Cara Efektif Untuk Menstimulasi Panca Indera Bayi

  • Indera penglihatan, untuk menstimulasinya bisa dengan memberikan beberapa pola seperti dengan cara menatap wajah dan matanya selama menyusui, bermain-main cilukbaa dan menunjukkan beragam ekspresi wajah, memperlihatkan aneka bentuk, warna, ukuran, dan beragam tekstur dari benda. Meskipun sistem penglihatannya belum berkembang sempurna tetapi bayi cukup bisa melihat dengan baik pada jarak tertentu.
  • Indera pendengaran, dapat menstimulasinya dengan cara mengajaknya berbicara, membisik lembut dengan kata-kata yang positif di telinganya, memperdengarkan musik yang lembut sambil mengajaknya mengikuti alunan irama musik yang sekaligus akan mengasah kepekaan pada bayi, atau bersenandung saat ibu memberinya ASI. Bayi akan kesal jika mendengar suara yang keras atau tajam, jadi sebaiknya menggunakan nada yang lembut yang dapat membuatnya tenang.
  • Indera Penciuman, saat memberinya ASI si kecil akan dapat mengenal aroma tubuh ibunya, memperkenalkan beragam bau, mulai dari parfum mama, deodoran papa, bau makanan yang dimasak di dapur, bahkan juga bau tak sedap yang keluar ketika bayi pup.
  • Indera perasa atau pengecap, bayi sudah bisa mulai mengenal manis, dan juga asam atau kecut. Indera rasa ini akan semakin berkembang setelah bayi mendapatkan makanan pendamping ASI (MP-ASI), jadi berikanalah rasa MP-ASI yang beragam karena hal ini akan dapat merangsang indera pengecap pada bayi.
  • Indera perasa atau peraba, menyentuh kulit bayi dengan lembut dan sesering mungkin akan membantu menstimulasi ujung saraf perabanya. Memeluk, menepuk pundak, atau mengusap rambut bayi, atau bahkan bisa juga dengan memberikan pijatan pada bayi setelah mandi atau sebelum tidur.

Baca juga: Cara Mencegah dan Mengatasi Kembung pada Perut Bayi

Tahapan pembelajaran untuk bayi harus melibatkan kelima indera tersebut. Karena itu orangtua harus tahu dan bisa memahami beberapa cara efektif untuk menstimulasi panca indera pada bayi. Semoga bermanfaat 😉

Oleh Bayi Kecil Com

Berbagi informasi untuk bunda dan si bayi dikala waktu senggang dalam kesibukan dunia rumahan.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *