Cara Mengobati Bengkak Bekas Suntik Imunisasi Bayi

cara mengatasi rewel setelah imunisasi dan cara mengobati bengkak bekas suntik imunisasi bayi

BayiKecil.com – Imunisasi memang masih menjadi pro dan kontra hingga saat ini. Apalagi kini ada kabar beredarnya vaksin imunisasi palsu. Namun, bagi mayoritas masyarakat Indonesia, imunisasi menjadi proses wajib yang harus diberikan kepada anak kita. Setidaknya ada lima imunisasi wajib, anda bisa membaca selengkapnya di halaman Inilah 5 Imunisasi Wajib Bagi Bayi.

Nah, berbicara soal imunisasi, terkadang ada benjolan kecil yang membesar di area bekas suntikan. “Luka” kecil tersebut kerap membuat si kecil rewel dan merasa kesakitan.

Lalu, bagaimana cara mengobati bengkak bekas suntik imunisasi bayi tersebut agar bayi tidak rewel?

Sebagai informasi, efek samping yang ditimbulkan dari pemberian imunisasi seperti kulit bengkak, membenjol keras, anak demam, nyeri dan susah makan atau minum ASI pasca imunisasi itu tidaklah membahayakan bagi balita.

Menurut dr Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si, Sekretaris Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan bahwa demam, bengkak, maupun nyeri dan gatal di bekas suntikan imunisasi adalah hal yang wajar. Sebagian besar anak yang baru diimunisasi akan mengalami efek tersebut.

Cara Mengobati Bengkak Bekas Suntik Imunisasi Bayi

Cara mengatasi rewel setelah imunisasi dan cara mengobati bengkak bekas suntik imunisasi bayi

Rasa tidak nyaman yang dialami bayi atau balita pasca imunisasi seperti di atas terjadi akibat adanya respons alami tubuh karena ada ‘sesuatu hal’ yang masuk ke dalam tubuh anak. Umumnya keluhan-keluhan tersebut akan hilang dalam beberapa hari.

Jika anak anda mengalami keluhan tersebut pasca imunisasi, untuk mengatasi bengkak dan gatal serta nyeri sakit di bagian bekas suntikan bisa diberikan obat penurun panas (paracetamol yang biasanya langsung didapat setelah imunisasi di posyandu), atau dikompres air hangat.

Beberapa ibu juga memanfaatkan parutan bawang merah (brambang) untuk dioleskan ke sekitar area bekas imunisasi anak. Efek dingin tapi menghangatkan pada air bawang merah akan memberi rasa nyaman dan sedikit demi sedikit menghilangkan rasa sakit tersebut.

Namun jika keluhan bayi tersebut masih ada setelah kurun waktu lebih dari tiga hari, maka sebaiknya perlu dibawa ke puskesmas atau layanan kesehatan terdekat untuk diperiksa lebih lanjut. Ada kemungkinan anak terjangkit penyakit lain, tapi bukan efek dari vaksin yang diberikan.

Atau, jika di area bekas penyuntikan benjolan semakin besar dan berwarna merah, ada kemungkinan anak mengalami “abses“, yakni kantong daging berisi nanah. Meski tidak berbahaya, namun bunda wajib memeriksakan anaknya ke layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan obat antibiotik.

Baca juga: Cara Mengatasi Diare dan Obat Mencret Balita Tradisional

Demikianlah artikel balita kali ini tentang cara mengatasi rewel setelah imunisasi dan cara mengobati bengkak bekas suntik imunisasi bayi anda. Imunisasi itu wajib.

Anak yang telah diberikan vaksin imunisasi akan mendapatkan kekebalan tubuh yang lebih spesifik terhadap penyakit tersebut, sehingga virus atau bakterinya masih bisa masuk, namun akan mati dan tidak sempat berkembang biak. Semoga bermanfaat.

Oleh Bayi Kecil Com

Berbagi informasi untuk bunda dan si bayi dikala waktu senggang dalam kesibukan dunia rumahan.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *