Bayi Tabung Bagaimana Prosesnya, Berapa Biayanya dan Bagaimana Islam Memandangnya

Bayi Tabung Bagaimana Prosesnya, Berapa Biayanya Dan Bagaimana Islam Memandangnya
Ilustrasi Bayi Tabung

BayiKecil.com – Pernahkah anda berfikir untuk memiliki bayi tabung? Secara harfiah, memiliki anak ialah suatu keharusan dimana tak hanya untuk menyambung generasi keturunan, anak ialah rangkaian masa depan sebagai kado terindah buah kasih sayang. Sejatinya, bagi sebagian orang memiliki anak tak semudah menanam biji, berbuah padi.

Di tengah rasa putus asa, kecanggihan teknologi menawarkan beberapa pilihan diantaranya program bayi tabung, namun berapa biayanya dan bagaimana Islam memandangnya akan kita bahas lebih lanjut bersama di artikel ini.

Bayi Tabung Bagaimana Prosesnya, Berapa Biayanya Dan Bagaimana Islam Memandangnya

Bayi Tabung Bagaimana Prosesnya, Berapa Biayanya Dan Bagaimana Islam Memandangnya
Ilustrasi Bayi Tabung
  1. Proses Bayi Tabung

         Bayi tabung (In Vitro Fertilisation) merupakan sebuah proses kehamilan diluar rahim, dimana teknik pembuahan tidak dikandung didalam tubuh ibu melainkan dalam sebuah tabung khusus. Proses pertama ialah memeriksa kondisi pasangan, jika memenuhi indikasi maka program bayi tabung dapat dilanjutkan. Kemudian menseleksi sel telur dan sperma yang memenuhi standar kualifikasi agar dapat berkembang dengan baik. Selanjutnya dilakukan pemantauan secara intens, hingga akhirnya calon bayi dapat ditransfer kedalam rahim. Tentu setelah memenuhi syarat pastinya antara kondisi rahim calon ibu dengan embrio yang akan dikandungnya.

  1. Biaya Program Bayi tabung

           Proses Bayi tabung yang rumit, begitu pula dengan mahar atau biayanya. Biasanya minimal calon orang tua harus menyediakan minimal 50 juta rupiah nett. Apabila ada penyakit atau kesulitan tertentu, biaya dapat bertambah lagi. Tentu sebuah perjuangan yang berat, demi memiliki anak harga bukanlah rintangan. Saat ini telah banyak klinik dan rumah sakit yang menyediakan layanan Bayi tabung. Pastikan anda yang ingin mengikuti program ini, memiliki referensi informasi yang cukup agar anda mendapat pelayanan yang aman dan sesuai dengan dana yang anda miliki.

  1. Bayi tabung dalam pandangan Islam

         Program Bayi tabung dapat menjadi halal atau haram tergantung bagaimana niat dan proses sesungguhnya. Mengapa demikian, karena apabila terjadi penyimpangan diluar kaidah Islam tentu menjadi sesuatu yang sangat dilarang (haram). Hal pertama, pastikan bahwa sel telur dan sel sprema berasal dari pasangan yang sah, baik secara hukum maupun agama. Dan pada proses pengambilan sel telur dan sel sperma tidak melalui jalur yang “menyimpang”. Kemudian, ketika akan dicangkokkan ke dalam rahim, pastikan itu adalah rahim istrinya, bukan dari istri yang lain atau wanita yang bukan istrinya. Jika hal tersebut memenuhi syarat maka memohon ridha Allah, ini bukan perbuatan haram.

Baca juga: Penyebab dan Cara Atasi Mencret Pada Bayi. Jangan Panik!

Apabila kondisi salah satu pasangan tidak memungkinkan, maka sebaiknya program bayi tabung dibatalkan. Anda dapat melakukan adopsi, karena sesungguhnya anak ialah amanah rahmat dari Tuhan yang harus dijaga, dirawat serta dididik dengan baik. Jangan berhenti berdo’a dan berharap karena kuasa Tuhan melampaui pemikiran umat manusia. Semoga bermanfaat 😉

Oleh Bayi Kecil Com

Berbagi informasi untuk bunda dan si bayi dikala waktu senggang dalam kesibukan dunia rumahan.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *