Benarkah Mencukur Bisa Menebalkan Rambut Bayi?

Mencukur Bisa Menebalkan Rambut Bayi

BayiKecil.com – Orang tua sering mengharapkan mencukur bisa menebalkan rambut bayi, tetapi harapan itu tak kunjung menjadi nyata, bukannya tumbuh, rambut itu sering tak terlihat walau telah dicukur selama beberapa minggu.

Orangtua meyakini mencukur bisa menebalkan rambut bayi, apalagi dalam tradisi Jawa Islam, misalnya dengan aqiqah dan lainnya. Dalam budaya Jawa tiap-tiap fase kehidupan harus dirayakan, salah satunya bayi yang baru lahir harus dicukur yang dikenal dengan istilah “methet” atau “petetan”, selain untuk menumbuhkan rambut juga membersihkan kulit kepala akibat persalinan yang dianggap kotor karena bercampur dengan darah dan air ketuban.

Namun menjadi persoalan ketika rambut yang habis dicukur tak kunjung tumbuh, ketika tumbuhpun menjadi tipis, maka orangtua kemudian mencukurnya lagi karena biasanya rambut yang sering dicukur menjadi tebal dan lebat, benarkah anggapan yang demikian?

Apakah Mencukur Bisa Menebalkan Rambut Bayi

Mencukur Bisa Menebalkan Rambut Bayi

Ternyata belum tentu, tebal dan tidaknya rambut bayi bukan karena dicukur, tetapi karena faktor-faktor yang ada di bawah ini

  1. Faktor Genetika

Disebut juga faktor keturunan yang dibawa tak hanya oleh orangtua, tetapi juga bisa nenek, kakek atau buyut. Faktor genetika rambut tak hanya menyangkut tebal atau tipisnya rambut, tetapi juga warna rambut, bentuk rambut dan lain sebagainya

  1. Faktor Gizi

Salah satu keluhan orangtua adalah rambut anaknya yang tipis dan tidak bisa tumbuh bagus walau si bayi sudah berumur beberapa minggu. Orangtua tak perlu risau dengan keadaan rambut si bayi di bawah 1 tahun, itu disebut rambut velus yang akan rontok dengan sendirinya setelah berusia 1 tahun ke atas dan digantikan dengan rambut permanen. Orangtua tak perlu menyesali dengan rambut anaknya, seharusnya Ia menyadari bagaimana keadaan ibunya ketika hamil. Bayi yang rambutnya tidak tumbuh kemungkinan karena faktor kekurangan gizi, hormon androgen yang kurang, penyakit bawaan dan kebiasaan buruk dari ibunya yang membuat rambut bayi tidak tumbuh

  1. Faktor dari Luar

Apabila faktor genetikanya baik, gizinya juga cukup, tetapi pada kenyataannya rambut si anak tak juga tumbuh, maka perhatikanlah faktor dari luar tempat tinggal si anak, karena lingkungan juga mempengaruhi tumbuhnya rambut. Misalnya saja paparan sinar matahari, polusi dan pencemaran udara, apalagi ditambah si anak memiliki penyakit borok atau ketombe bisa menghalangi tumbuhnya rambut, selain itu juga alergi pada shampoo tertentu yang menghambat pertumbuhan rambut.

Baca ini:
Manfaat Lidah Buaya Aloe Vera untuk Menebalkan Rambut
Baby Spa Bisa Membuat Bayi Tidur Nyenyak

Melalui faktor-faktor di atas mencukur bisa membuat rambut bayi tebal adalah mitos belaka, semua ini hanya atas dugaan dan prasangka yang tak didasari ilmu yang cukup. Tetapi jangan khawatir selama si bayi belum berumur 1 tahun, karena masih punya kemungkinan besar rambut tumbuh setelah rambut velus atau rambut sementara rontok digantikan rambut permanen. Semoga bermanfaat.

Oleh Bayi Kecil Com

Berbagi informasi untuk bunda dan si bayi dikala waktu senggang dalam kesibukan dunia rumahan.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *