Mengapa Stimulasi Bayi Itu Penting

Mengapa Stimulasi Bayi Itu Penting

BayiKecil.comMengapa stimulasi bayi itu penting? Karena hal tersebut sangat erat sekali kaitannya dengan kualitas tumbuh kembang bayi. Pertumbuhan dan perkembangan bayi sangat dipengaruhi oleh keadaan sekitarnya dan orang-orang di sekelilingnya. Termasuk kedua orang tuanya atau siapapun yang mengasuhnya. Dia bisa mengenal berbagai macam bahasa juga diajarkan oleh orang-orang di sekelilingnya.

Untuk menjawab pertanyaan mengapa stimulasi bayi itu penting dan bagaimana cara menstimulus bayi agar dia bisa tumbuh kembang dengan baik, berikut ada beberapa cara menstimulus bayi dengan berbagai tingkatan usia.

Berikut ini detail penjelasan artikel balita tentang pentingnya stimulasi bayi berdasarkan usianya:

Mengapa Stimulasi Bayi Itu Penting

Usia 0-3 bulan

Mengapa stimulasi bayi itu penting? Pada usia ini, bayi baru tahap awal mengenal dunia sekitarnya. Bayi membutuhkan kenyamanan dan keamanan dari orang-orang disekitarnya. Berilah sentuhan dan pelukan yang menenangkan bagi bayi. Jangan lupa pula mulai mengajaknya untuk berbicara, menirukan cara bicara bayi ataupun mengajaknya mendengarkan musik, radio, atau video yang positif.

Usia 3-6 bulan

Ini adalah usia yang cukup bagi bayi untuk diberikan stimulus berupa melatihnya untuk tengkurap, berdiri dan duduk sambil berpegangan. Boleh juga sesekali bayi diajak bercanda dengan menggodanya, mengajaknya bermain cilukbaa dan berbagai macam permainan yang bisa membuat bayi tertawa.

Usia 6-9 bulan

Pada usia ini, latihan duduk dan berdiri bisa semakin ditingkatkan. Selain itu, untuk menstimulus daya ingatnya, cobalah untuk mencoba membacakan dongeng untuk si kecil sebelum tidur. Carilah reverensi dongeng yang ringan. Selain membantu daya ingat, juga akan memberikan cara lain dalam melatihnya untuk berinteraksi.

Usia 9-12 bulan

Pada usia ini, mulailah untuk mengajarinya berbicara. Seperti mengucapkan kata dengan kosa kata yang berulang. Seperti mama, papa, yoyo, bobo, gigi, dan lain sebagainya. Perkenalkan bahasa mulai dari kata yang mudah dahulu. Kemudian berangsur-angsur ditingkatkan sesuai dengan kemampuan bayi.

Usia 12-18 bulan

Pada usia ini, anak sudah bisa diajak untuk bermain. Ajaklah dia bermain dengan mainan yang bisa menstimulus otaknya untukberfikir. Seperti bermain menyusun benda, bermain boneka, mengeluarkan benda, atau bahkan bermain puzzle.

Selain itu, ini adalah usia yang paling ideal bagi si kecil untuk belajar berjalan. Latihlah agar si kecil bisa berjalan meski hanya tertatih-tatih. Pada usia ini memang orang tua harus ekstra keras untuk bisa melatih anaknya berjalan.

Usia 18-24 bulan

Di usia ini si kecil sudah bisa diajak untuk berdialog. Maka dari itu, ajaklah si kecil untuk melafalkan berbagai macam kata sederhana dengan jelas. Seperti makan, minum, mandi, celana, dan sebagainya. Ajarilah dia untuk bisa melakukan berbagai kegiatan sendiri. Misalnya makan, minum, memakai celana, dan aktivitas sehari-hari yang ringan lainnya. Inilah beberapa alasan mengapa stimulasi bayi itu penting.

Baca juga: Manfaat Pijat Bayi yang Baik untuk Stimulasi Saraf

By Bayi Kecil Com

Berbagi informasi untuk bunda dan si bayi dikala waktu senggang dalam kesibukan dunia rumahan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *