Tips Mengatasi Kerak Topi Pada Bayi Setiap Ibu Harus Tahu

Tips Mengatasi Kerak Topi Pada Bayi Setiap Ibu Harus Tahu

BayiKecil.com – Tak semua ibu tahu tips mengatasi kerak topi pada bayi, atau lazim disebut craddle cap. Yakni penimbunan kerak atau kulit bayi yang telah rusak pada kening atau ubun-ubun. Memang seiring dengan perkembangan si bayi kerak topi yang mirip bekas pingget topi ini akan hilang dengan sendirinya, tetapi bayi yang mengalami kerak topi ini membuat penampilan bayi jadi tidak menarik, karena itu perlu dihilangkan.

Orangtua biasanya menganggap biasa kerak topi pada bayi ini, karena tidak tahu tips mengatasi kerak topi pada bayi. Kerak yang semakin tebal karena ditimbun dengan bedak, bercampur biang keringat dan lapisan kulit yang mati

Walaupun kelihatan seperti sisik atau kerak yang berupa bintik-bintik merah pada kening atau sekitar alis, sebetulnya hal ini tidak membahayakan, bahkan juga tidak mengganggu kenyamanan si kecil dengan rasa gatal misalnya. Si kecil tetap bisa tidur pulas walau terkena penyakit kulit kerak topi.

Penyakit kerak topi ini disebut dermatitis seborhoeik, yakni peradangan di kulit kepala dan wajah bayi yang timbul karena hormon ibu yang tertinggal dalam tubuh si bayi. Namun menjadi masalah ketika si bayi masih belum tumbuh rambut sehingga lemak-lemak dari kepala bayi yang berasal dari hormon ibu tidak bisa langsung diserap oleh kepala karena si bayi tidak tumbuh rambutnya.

Tips Mengatasi Kerak Topi Pada Bayi Setiap Ibu Harus Tahu

Yang perlu diperhatikan adalah ketika si bayi terdapat penyakit kerak topi, jangan sering-sering dikenakan topi karena akan menjadi lembab dan kerak topi akan semakin tebal, Juga jangan sering-sering dibedaki karena akan membekas di antara bintil-bintil kecil dari penyakit kerak topi itu.

Bagaimana tips mengatasi kerak topi pada bayi

Walaupun kerak topi pada bayi ini akan hilang dengan sendirinya ketika bayi berusia 6-7 bulan, tetapi seorang ibu bisa membersihkannya sebelum hilang dengan sendirinya. Dengan penggunaan minyak zaitun dan mengoleskannya pada tempat dimana terdapat kerak topi bisa menghilangkan kerak topi itu sendiri. Jika tak ada minyak zaitun bisa diganti dengan cream-cream lainnya, yang bisa didapatkan di apotik-apotik terdekat

Lakukanlah pemijatan ringan sembari mengoleskannya, karena kulit bayi masih sangat lembut dan mudah sekali iritasi. Apalagi jika kita memegang ubun-ubunnya yang masih lunak, perlu hati-hati saat memijatnya.

Baca juga: Benarkah mencukur akan menebalkan rambut bayi?

Jika kerak topi ini terjadi di kulit kepala, maka harus benar-benar diperhatikan untuk membasuh kepala bayi dengan pelan-pelan. Tetapi sebelum dibasuh dengan air, gunakan dulu baby oil atau mineral oil untuk memudahkan pembersihan kerak topi di kulit kepalanya dan biarkan selama 10-15 menit sebelum dishampoo dan memijatnya dengan lembut agar kulit kepala bisa terlepas dengan sendirinya, sehingga si bayi tidak merasa kesakitan.

By Bayi Kecil Com

Berbagi informasi untuk bunda dan si bayi dikala waktu senggang dalam kesibukan dunia rumahan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *